Metro

Menjelang Tanam Perdana Lahan Ketahanan Pangan Memasuki Fase Pembajakan Tanah

Inspirasi Rakyat Lamteng – Menjelang tanam perdana jagung di lahan ketahanan pangan Kodim 0411/KM di Kampung Restu Buana Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah, Danramil 411-08/Rumbia beserta anggota didampingi Pasiterdim 0411/KM Kapten Chb M. Taufiek dan anggota staf bersama masyarakat melaksanakan pentraktoran 3 Ha lahan yang tersisa dari total 200 Ha/ Jumat (15/07/22)

Dipersiapkan lahan seluas 200 Ha yang berlokasi di Kampung Restu Buana Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah sebagai lahan ketahanan pangan Kodim 0411/KM dengan jadwal penanaman perdana pada 18 Juli 2022 mendatang.

Di kantornya, Dandim 0411/KM Letkol Inf Sihono,A.Md. mengatakan, “Program pemanfaatan lahan tidur di wilayah binaan merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman dengan bertujuan untuk penguatan ketahanan pangan bagi masyarakat,”.terangnya.

Sementara itu, Danramil 411-08/Rumbia Kapten Ctp Sujono didampingi Pasterdim 0411/KM Kapten Chb M. Taufiek menjelaskan bahwa dari lahan program TNI AD cetak sawah tahun 2016 seluas 400 Ha, baru 200 Ha yang maksimal bisa digunakan oleh masyarakat, sedangkan yang 200 Ha lagi masih merupakan lahan tidur dikarenakan terkendala masalah air. Posisi lahan dekat dengan aliran sungai sehingga saat musim penghujan lahan tersebut banjir dan saat musim kemarau lahan tersebut kekeringan.

“Kami mempersiapkan lahan yang 200 Ha yang merupakan lahan tidur ini sebagai lahan ketahanan pangan Kodim 0411/KM untuk tanaman jagung. Semoga kondisi cuaca saat ini cocok untuk tanaman jagung, mengingat tidak ada banjir dan curah hujan cukup untuk keperluan tanaman jagung,” jelas Danramil.

“Saat ini kami melaksanakan pentraktoran sekitar 3 Ha sisa dari 200 Ha yang sudah dibajak sebelumnya, sehingga tanggal 18 Juli nanti, total keseluruhan siap ditanami dengan perdananya pada tanggal 18 Juli 2022 lusa,” pungkas Danramil. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *