Metro

Walikota Kukuhkan Pengurus KOPI TB – DPPM Kota Metro

Metro SL– Walikota Metro Wahdi mengukuhkan para pengurus Koalisi Organisasi Profesi Indonesia Tuberkulosis (KOPI TB) District Public Private Mix (DPPM ) Kota Metro yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Skuntum, Kamis (20/10/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Erla Andrianti melaporkan dalam rangka untuk bersinergi penanggulangan TBC tahun 2030,bahwa berdasarkan data WHO indonesia saat ini di nomor 3 dunia setelah India dan Cina,mudah mudahan  DPPN juga mendukung inovasi Dinas Kesehatan Kota Metro yaitu Jamou TB,Jaring Aktif Mobilitas tuberkulosis.Tujuan dari kegiatan ini untuk peningkatan komitmen pemerintah daerah dalam kepemimpinan regulasi dan kebijakan,ketersediaan anggaran dan pembiayaan terhadap program penanggulangan tuberkulosis, peningkatan peran dinkes kota metro sebagai koordinator dan pihak yang bertanggung jawab pelaksanaan DPPN,peningkatan peran organisasi profesi sebagai penggerak DPPN, percepatan penemuan kasus tbc, meningkatkan pelayanan pasien tuberkulosis dari pemerintah maupun swasta dan peserta sebanyak 75 orang.

Ketua KOPI TB Andreas infianto sekaligus dokter spesialis paru-paru menjelaskan bahwa organisasi  ini sebagai mitra dan sebagai fasilitator memberikan pelatihan dan pelayanan kepada semua rumah sakit dan puskesmas,TB  dibagi 2 ada yang sensitif obat dan kebal, jika yg sensitif obat hampir semua puskemas yang menangani, jika yang kebal obat hanya 3 rumah sakit yaitu RSUD Ahmad Yani Metro, RSUD Abdoel Moeloek, RSUD Tanggamus, dulu hanya dokter yang menangani dan sekarang berkolaborasi dengan perawat, bidan, ahli gizi untuk membantu pemerintah menangani tuberkulosis ini.

Wahdi dalam sambutannya menyampaikan hari ini kita mengukuhkan KOPI TB dan DPPM, bahwa basis pelayanan itu dilakukan oleh kabupaten kota, maka di bentuklah kepengurusan untuk menurunkan angka TBC di indonesia,sekarang diperkirakan ada 824 ribu angka TBC dan diharapkan pada 2027 itu bisa terdeteksi 90 persen,maka metro mengukuhkan 2 organisasi sekaligus,jadi bergotong royong melakukan pelayanan pemerintah maupun swasta,harapan saya ini akan berjalan dengan baik, pembangunan bidang kesehatan ketika ada nilai kebaruan,gotong royong,kolaborasi inovasi kreatif dengan seluruh masyarakat,dan semoga KOPI TB dan DPPM bisa bekerja dengan sebaik-baiknya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *