Metro

Sekda Buka Festival Kuliner Metro Sudirman Street Food

METRO SL – Pemerintah Kota Metro yang diwakili oleh Sekda Kota Metro, membuka gebyar festival kuliner Metro Sudirman street food kelas 2 ditandai dengan pengguntingan pita, acara berlangsung di ruko Sudirman Centre Kota Metro, Jum’at (24/02/2023)

Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan, bahwa terkait banyak beredarnya uang palsu. Maka pada festival kuliner Metro Sudirman street food menyediakan QRIS (QR) untuk membayar, sehingga tidak ada lagi peredaran uang palsu.

Lanjut Bangkit, bahwa belanja di Sudirman street food ini tidak menggunakan uang cash tapi menggunakan QRIS, itu salah satunya adalah untuk bisa menahan peredaran uang palsu.
Jadi kita belanja dengan menggunakan Qris yang disiapkan semua bank menyiapkan baik BNI, BCA maupun Mandiri semua Bank menyiapkan dan bisa berbelanja disini tinggal tempelkan hp ke alatnya. Kemudian bisa menekankan peredaran uang palsu, belanja tanpa menggunakan uang cash, adapun peserta UMKM yang ikut serta dalam festival kali ini berjumlah 43 UMKM, 22 UMKM dari Kota Metro, dan 21 UMKM peserta dari Bandar Lampung.

“Festival ini adalah kali yang ke -2, dan akan ditingkatkan lagi, nantinya Metro akan menggelar sendiri juga, tapi yang di Metro prosentasenya lebih banyak,” ujarnya.

Kuliner khas Lampung akan kita gagas juga, sasarannya adalah untuk pemberdayaan UMKM agar makin maju, yang tadinya tidak mengenal event seperti ini sekarang bisa ikut, yang tadinya tidak bisa bayar pake QRIS sekarang bisa.

Sementara Steven, Ketua Panitia Festival Kuliner Lampung mengatakan, bahwa kami biasanya prosentase untuk lokal biasanya cuman 30% nah ini kita sampai 55% itu perbedaan yang mendasar.

Lanjutnya, bahwa target penjualan sebenarnya dalam 17 hari 10 hari kita target kurang lebih 1 Milyar untuk total, tapi itu kan kalau kondisi ideal, tapi kita tidak tau bagaimana kedepannya intinya mudah mudahan target kami bisa sampai 1 Milyar.

“Pemilihan lokasi ini centre menurut saya, dan ini udah pusat kota. Ini adalah jalur utama di jalan Sudirman, maka kita berpikir semua orang bisa lihat dan pasti jadi tertarik, karena itulah kita membawa yang namanya Street Food karena berada dipinggir jalan,” pungkasnya. (Jjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *