BPS Metro Gandeng Pemkot Metro Siapkan Sensus Ekonomi 2026, 140 Petugas Akan Data Aktivitas Usaha

oleh -239 Dilihat
banner 468x60

METRO, SL – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Kepala BPS Kota Metro, Arum Purbowati, melakukan audiensi dengan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Senin (8/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Kota Metro sekaligus memperkuat koordinasi antara BPS dan Pemerintah Kota Metro dalam menghadapi pelaksanaan pendataan aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kota Metro.

banner 336x280

Arum menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi ketujuh yang diselenggarakan di Indonesia. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian, sekaligus menyediakan data dasar mengenai berbagai aktivitas usaha sebagai bahan perencanaan dan penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.

“Data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir sangat penting sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, kami membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan sensus dapat berjalan dengan baik,” ujar Arum.

Menurut Arum, keberhasilan SE2026 tidak hanya bergantung pada BPS. Pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan data yang dihimpun dapat menggambarkan kondisi ekonomi secara objektif.

Karena itu, BPS Kota Metro mendorong kolaborasi lintas sektor sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam sensus.

“Melalui kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ini, kami ingin meningkatkan pemahaman, dukungan, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan sensus,” katanya.

BPS Kota Metro dijadwalkan menggelar Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Kota Metro pada apel pagi pegawai di Halaman Kantor Wali Kota Metro, 15 Juni 2026. Kegiatan tersebut, akan menjadi momentum simbolis dimulainya rangkaian pelaksanaan SE2026 di Kota Metro.

Dalam pelaksanaan pendataan, BPS Kota Metro akan mengerahkan 140 petugas sensus untuk melakukan pendataan terhadap berbagai aktivitas usaha di seluruh wilayah Kota Metro.

Data yang dihimpun diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi dan struktur ekonomi daerah. Data tersebut juga diharapkan menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi lapangan.

Selain aspek kualitas data, BPS Kota Metro menegaskan komitmennya terhadap integritas dalam seluruh tahapan pelaksanaan sensus. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya BPS Kota Metro dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kami berkomitmen menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas dan memastikan seluruh proses sensus berjalan profesional, objektif, serta sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” tegas Arum.

Pemkot Metro Siapkan Dukungan Lintas Perangkat Daerah

Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyambut baik rencana pelaksanaan SE2026 dan menyatakan dukungan Pemerintah Kota Metro terhadap kegiatan tersebut.

Menurut Bambang, ketersediaan data yang akurat merupakan bagian penting dalam proses perumusan kebijakan pembangunan daerah.

“Sensus Ekonomi ini sangat penting karena hasilnya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Kami tentu mendukung penuh pelaksanaannya di Kota Metro,” kata Bambang.

Bambang juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah, untuk bersinergi membantu kelancaran pelaksanaan sensus. Dukungan tersebut mencakup koordinasi dan fasilitasi agar proses pendataan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan. “Ia juga mengajak para pelaku usaha dan masyarakat memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif serta memberikan data yang valid. Dengan data yang berkualitas, kita dapat merancang program pembangunan yang lebih efektif guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro,” pungkasnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, pelaksanaan SE2026 di Kota Metro diharapkan mampu menghasilkan basis data ekonomi yang dapat digunakan untuk membaca kondisi perekonomian daerah secara lebih menyeluruh sekaligus mendukung proses perencanaan pembangunan berbasis data. (ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.